Blitar - Di tengah maraknya produk kecantikan dan perawatan tubuh komersial, seorang siswa kelas 12 di sebuah SMA di Kediri berhasil menciptakan inovasi sederhana namun brilian: deodorant alami dari tawas. Proyek ini merupakan bagian dari praktik mata pelajaran Kimia, dibimbing langsung oleh Ibu Dewi Lutfiyah, S.Si.
Produk deodorant ini menggunakan bahan dasar tawas (kalium aluminium sulfat), yang dikenal memiliki sifat antibakteri alami. Dalam praktik kimia, siswa tersebut mengolah tawas menjadi bentuk yang lebih mudah digunakan, menjadikannya alternatif yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis dibandingkan deodorant biasa.
Menurut Ibu Dewi, proyek ini bukan hanya sekadar tugas. "Tujuan utamanya adalah mendorong siswa berpikir kritis dan mengaplikasikan teori kimia yang mereka pelajari di kelas ke dalam kehidupan nyata," ujarnya. Ia menambahkan bahwa tawas dipilih karena sifatnya yang aman, mudah didapat, dan efektif menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau badan tanpa menyumbat pori-pori.
Proyek ini membuktikan bahwa pelajaran kimia tidak hanya berkutat pada rumus dan teori, melainkan juga bisa menjadi wadah untuk melahirkan produk-produk inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Inisiatif siswa ini diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk lebih kreatif dan peduli terhadap lingkungan melalui ilmu pengetahuan.
Semoga produknya bisa bersaing di pasaran dan laris. Sukses dan jaya terus MA Minggirsari. Semoga barokah ilmunya